Hellofest Malang Raya : Artikel dari Hati

feature-image-hf

Apa yang keluar dari hati, orang nangkapnya juga pake hati.

So then, everythings that you made, is that.. ‘you must to make it’ or ‘you wants to..’.

Apa yang memotivasi kita untuk melakukan sesuatu. Kenapa kita melakukannya? Ada kekuatan yang menggerakan kita untuk berbuat. Tujuan tiap orang mungkin berbeda-beda, singkatnya ada bagian lain setelah termotivasi dan mencipta/berkarya/membuat sesuatu, yaitu apakah kita berkarya untuk kepuasan diri sendiri atau orang lain? Namun tentunya setiap pencipta karya membutuhkan apresiasi dari orang lain terhadap karyanya (ya, yang butuh aja, kalo engga butuh ya gpp :p). Terus dengan cara bagaimana biar kita diappresiasi, ya kita tunjukkan kalo kita punya karya, salah satu contohnya berhubungan dengan acara kreatif yang diadakan di Graha Cakrawala, UM, Malang kemarin(3/4/2016) yaitu road show Hellofest ( #HellofestMalangRaya ), saya rasa acara ini sebenarnya memang memiliki agendanya sendiri pada tahun ini namun kebetulan juga, kota Malang juga punya agenda yang bergerak dibidang industry kreatif dan acara yang kemarin adalah kolaborasi yang mbois tenan. Mengingat founder dari acara ini @maswaditya aslinya juga kera Ngalam lho!

Tidak banyak dari kawan-kawan penggemar jejepangan sekarang (khususnya di kota Malang dan sekitarnya) yang tau betul apa itu event Hellofest, jika kita bertanya secara random ke mereka, garis besar jawabannya mungkin hanya “pernah denger, sepertinya event besar”. Hanya sebagian kecil dari temen-temen yang udah cukup lama cosplay yang tahu apa ini Hellofest, apa ini pertarungan yang memperebutkan Holygrail bertahun-tahun lalu, yes it is. Beberapa tahun lalu, memang event ini bagaikan pertarungan memperebutkan Holygrail itu, dari segala penjuru daerah menuju ibukota hanya untuk mengikuti event ini, bahkan event ini bukan event jejepangan, namun partisipan nya dari berbagai bidang kreatif mereka datang, yang luar biasanya, Hellofest ini dulu juga sebagai panggung pertama untuk JKT48 gen-1 yang lagi promo, mereka bagi-bagikan kupon HS secara gratis ke pengunjung saat itu, itupun ada yang menolak kupon karena mungkin disangka kaya kuis abal-abal di pom bensin. Ya, JKT48 adalah salah satu ‘group fighter’ yang memperebutkan Holygrail di Hellofest pada beberapa tahun lalu. Saya? Saya sangat bersyukur bisa mengikuti saat-saat perjuangan dulu, semacam mau rilis kaos “IM ONE OF THE SURVIVOR”, ibarat kita ikut event game online, walaupun ga bisa kill boss-monster tapi udah kecipratan exp-nya, alhamdullilah banget, exp ini nantinya(harusnya) bisa diceritakan ke temen-temen saat ini. Apa yang harus dilakukan, (potion, skill, weapon-set)apa yang harus dipersiapkan, dan (skill-stat)apa yang Tidak Perlu (dinaikkan)dilakukan.

Balik ke #HelloFestMalangRaya, dari penjelasan MC(Shogi)yang saya tangkap, didunia ini ada sebuah pencapaian dari suatu kota yang didaulat sebagai kota kreatif oleh salah satu lembaga PBB, yaitu UNESCO. Salah satu persyaratan menjadi kota kreatif ini adalah kota tersebut bisa berkembang pada bidang industri kreatif. Di Indonesia yang masuk jajaran kota kreatif itu saat ini adalah kota Bandung dan Pekalongan. Kota Bandung menjadi kota kreatif dari bidang design-nya, kalau Pekalongan dari bidang crafting-nya. Nah, kota Malang pengen mendaftarkan diri sebagai salah satu kota kreatif itu lewat bidang industri kreatif digital. Disinilah Hellofest masuk menjadi salah satu unsur / trigger untuk mensukseskan Tujuan Pemerintah Kota saat ini. Saya ga akan menjelaskan panjang lebar tentang hal diatas, karena saya sendiri cukup kesulitan memahami istilah-istilah dan lembaga-lembaga yang berada dalam agenda kota tersebut, mulai dari Indonesia Creative City Converence(ICCC), Malang Creative Fushion(MCF), dan… saya yakin tidak sedikit yang bisa menyebutkan dengan lancar Nama lembaga kementrian yang bergerak dibidang kreatif beserta singkatannya :p

Okelah kita masuk ke acaranya Hellofest kemarin, seperti yang ada dalam rundown yang telah dibagikan secara jelas pada fanpage resminya beserta informasi yang sangat jelas tentang HTM nya. Untuk pembuka acara diadakanlah kostumasa, oke mungkin istilah ini jarang didengar bagi beberapa orang, Kostum+Masa orang-orang yang berkostum, memakai kostum, ketika mendatangi suatu event dan istilah ini khusus dipakai pada event Hellofest ini, mereka menyebutnya dengan kostumasa. Foundernya dulu sering mengenakan kostum stroomtrooper-nya Star Wars ketika jalan-jalan keacaranya sendiri, ga ada yang tau kalau itu dia hehe. Kostumasa pada HF Malang ini diisi oleh 3 team, Cosuki Malang sebagai team dari tuan rumah yang membawakan Nusantaranger dan The Zahat & ENF yang masing-masing membawakan Wayang Saint dari karya grafis Griffin45nngz, 2 team ini diterbangkan dari Jakarta untuk memeriahkan HF Malang ini, maknyus banget penampilannya. Yang unik dari acara ini adalah, penontonnya boleh dan bisa banget menikmati acara sambil lesehan! Unik banget, jarang-jarang ada acara seperti ini. Lanjut ke sesi acara yang bikin ngakak adalah screening kompilasi kompetisi film 8detik pas, video 8 detik tapi bikin ngakak, ini bukan suatu hal yang mustahil kawan, lihat contohnya dibawah ini:

Anak Soleh

Anak Haram

Broken Home

Masuk ke bagian perform dari musisi digital favorit kita, Eka Gustiwana yang menceritakan perjalanannya menjadi musisi di bidang digital dan tips bagaimana cara jadi viral yang kuncinya ialah harus berpacu dengan waktu karena hype ga bisa menunggu. Pada sore harinya Eka juga konser bersama dengan Nadya seperti di youtube, menyanyikan beberapa lagu mashup yang ga enaknya adalah kita terlanjur nyanyi lanjutannya eh ternyata ganti lagu lain tapi nada yang sama, kecele itu menyakitkan kawan. Dan begitulah sampai pada intinya, saya suka perform Eka Gustiwana & Nadya sih, lagu-lagunya bikin baper :’<

Salah satu narasumber HF selanjutnya adalah Cak Waw, beliau merupakan animator sejak tahun 2000an, ga bisa kebayangan tahun segitu bikin animasi pake applikasi seadanya, bahkan karyanya pada 2002 memenangkan kompetisi HF dia bisa memasukkan BGM lagu seperti Gavan, dll. Ehem, saya pikir kita fokus ke kisahnya sebagai animator sejak 2000-an ya daripada memikirkan gimana masukin BGM Gavan pada jaman tersebut. Lanjut ke karya kolaborasi Cak Waw tahun ini adalah Trio Hantu CS, langsung aja tengok videonya biar yang nulis artikel ga capek nulis deskripsinya.

Memasuki penghunjung artikel ini, kembali coba kita sampaikan bahwa acara kreatif ini memang bukan sekedar menyuruh kita untuk kreatif saja, tapi juga termasuk beri motivasi dalam berkarya, ini lho ada wadah, ada tempatnya untuk karya anda. Termasuk karya kreatif dibidang digital, saya rasa Weambloo juga merupakan salah satu bagian darinya 😀 membuat artikel seribu kata, membuat video walau ga ada yang melihatnya. Marilah kita syukuri dan kalian juga harus mulai mencipta karya, walau itu Cuma foto instagram saja, buat aja apa yang kamu suka mulai dari selesai membaca artikel ini. #AyoGae

Leave Comments

comments