Cosplay Da! 2.0 “Armor ga Konna ni Omoshiroi Wake Ga Nai”

Cosplay Da! 2.0

Cosplay, merupakan hobby yang identik dengan bersenang-senang, bisa kita lihat, di kota surabaya ini rata-rata ada event kompetisi cosplay setiap 3 minggu sekali, beberapa penyelenggara mengadakannya dengan tujuan yang berbeda-beda pula, namun ada juga yang mengemasnya dengan cara lain, yang mungkin bisa dibilang anti-mainstream, penasaran? Lets check it out 😉 …

 poster event

Kota Pahlawan, minggu pagi, tepatnya tanggal 15 Desember, diadakan seminar & demo tips pembuatan kostum armor di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Surabaya. Diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang UNAIR. Acara ini melanjutkan kemeriahan tahun lalu yang juga merupakan tahun pertama mereka mengadakannya, Cosplay Da! 1.0 dengan Pinky Luxun & Singgih H. yang menjadi pembicara dalam seminar. Tahun ini diundang 2 praktisi cosplay yang cukup senior di Surabaya, Miho Kakkoi dan Aldhila Adhi Surya, mereka dinilai handal dibidang masing-masing, maka tak salah jika panitia menjadikan mereka sebagai pembicara dibidang cosplay kali ini. Selain 2 cosplayer tersebut ada juga pembicara dari dosen sastra jepang UNAIR, yaitu Bpk. Antonius R. Pujo Purnomo Ph.d CAND. dan Bpk. Kukuh Yudha Karnanta.

Sehari sebelumnya, 14 Desember, saya sudah berangkat dari kota Malang menuju ke Surabaya. Dengan menggunakan moda transportasi kereta api, saya tiba di Surabaya pukul 5 sore, sebenarnya ada rencana untuk sekalian menuju ke acara music jejepangan yang juga digelar pada saat itu, namun cuaca sedang tidak mendukung, saya memilih langsung menuju rumah saudara di Surabaya. Malam harinya saya persiapkan beberapa hal untuk acara besok pagi. Mungkin bisa menjadi tips juga buat semua, ketika malam sebelum acara, biasakan mengecek jumlah memori yg tersisa pada kamera, selain batre kamera juga. Persiapan lain seperti alat tulis atau note mungkin diperlukan walau mungkin jarang digunakan, cek isi tas juga untuk menghindari barang yang mungkin bisa saja tertinggal atau bisa juga untuk mengambil barang didalam tas karena ga bakal kita perlukan esok harinya.

Minggu pagi, 15 Desember, beberapa hari sebelumnya memang panitia member informasi kepada saya bahwa acara dimulai pukul 09:00, maka saya bersiap satu jam sebelumnya, karena saya belum terlalu jelas rute jalan menuju ke UNAIR, saya lupa satu hal di hari itu. Biasanya, di minggu pagi, di kota-kota besar diadakan acara Car Free Day(CFD) tentu saja Surabaya juga mengadakannya, saya teringat, rute jalan terdekat untuk menuju ke lokasi acara ternyata ditutup karena digunakan untuk CFD. Yap, seperti biasanya saya (mau tidak mau :p ) mengandalkan fitur google maps yang ada di ponsel untuk mencari jalan lain menuju ke lokasi acara, walau jaraknya menjadi cukup jauh dan mungkin saya belum pernah ke daerah tersebut, untungnya saya sampai juga dilokasi acara tepat pukul 9 pagi.

Lekas saja saya mencari gedung area Fakultas Ilmu Budaya UNAIR, mungkin ini ketiga kalinya mengunjungi kampus ini, yang sebelumnya memang pernah menghadiri event jepang disini. Sesampainya di FIB saya segera menuju ke lantai 2 tempat digelarnya seminar Cosplay Da! 2.0, tepatnya di ruangan Siti Parwati, sebuah ruangan yang sering digunakan untuk kegiatan seminar seperti ini. Situasi di kampus memang terasa sepi, karena ini adalah hari minggu, siapa juga yang mau hari libur repot-repot pergi kekampus :p . Berada dikampus dihari minggu itu kayak kamu pergi ke sekolah Hogwarts, ruangan jadi gedhe banget, tapi jarang liat orang lalu lalang, hal ini yang saya rasakan ketika sampai di gedung FIB UNAIR. Tapi ketika naik ke lantai 2, terlihat beberapa anak berjalan cepat menuju ke arah lorong menuju ruangan yang didepannya ditata 2 meja dan diatasnya terdapat beberapa lembar kertas yang tercoret beberapa tanda tangan orang-orang. Di meja lain bertumpuklah kota-kotak kardus dengan corak warna coklat cerah diatasnya. Ketika saya mengikuti beberapa anak yang berjalan cepat tadi, sampailah saya diruangan dimana seminar Cosplay Da! 2.0 ini diselenggarakan. Beberapa hari yang lalu saya diinformasikan oleh salah satu panitia penyelenggara bahwa saya harus menemui seseorang ketika sampai disana. Maka saya cek lagi sms didalam inbox HP, saya pikir menghubungi seseorang yang mungkin berdekatan jaraknya itu adalah hal yang aneh, saya putuskan untuk menanyakan nama orang yang seharusnya saya temui kepada salah satu panitia administrasi. Ternyata dia adalah ketua panitia. Segeralah saya dipersilahkan masuk kedalam karena acara tepat dimulai dengan pembukaan oleh perwakilan dari Fakultas Ilmu Budaya UNAIR.

Cosplay Da!

Salut sama bapak ini, mungkin masih pas kalo dipanggil mas, stylenya anak muda banget, mencerminkan pikiran yang selalu terbuka terhadap “Cosplay” ini yang kebanyakan orang bilangnya “aneh”.

Cosplay Da!

Oh iya, sebelum bercerita terlalu jauh, saya mendatangi seminar ini sebagai perwakilan dari salah satu pendukung acara, yaitu @CosplayID, selain tu juga ada MyTea & McDonalds. Setelah pembawa acara memperkenalkan diri, mulailah memperkenalkan pembicara seminar gelombang pertama, 3 pembahas dulu, yaitu Bpk. Antonius R. Pujo Purnomo Ph.D CAND , Kukuh Yudha Karnanta dan Miho Kakkoi. Ketika pembicara ini mulai naik kepanggung untuk segera memulai bahasan. Yang pertama dimulai dengan pembahasan dari Bpk. Anton dengan judul “Para Cosplayer Yang Menembus Batas: Sekedar Hobby atau Pencarian Identitas Diri?”. Pembahasan yang pertama ini seputar sejarah singkat cosplay, kategori cosplay berdasarkan tujuan, perbedaan karakteristik cosplayer Jepang & luar negeri , alasan seorang bercosplay,dll

Cosplay Da!

Pembahasan berikutnya dari Bpk. Kukuh Yudha K. berjudul “Beberapa Renungan Tentang Cos(t)play”. Sengaja memang terdapat huruf “T” diantara kata cosplay, hal ini dikarenakan hobby ini juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, begitu ungkap pemateri ini. Terdapat 5 point dalam artikel yang dibuat & dibahas Bpk. Kukuh kali ini, point pertama membahas kejadian kemunculan cosplayer di lokasi tragedy Bintaro 2. Dalam point-point selanjutnya, bahasan memuat definisi dari cosplay disertai teori-teori yang mendukung tentang hal itu. Disini beliau juga memposisikan diri sebagai orang yang sedang belajar dan ingin tahu tentang cosplay.

Pemateri ketiga yaitu seorang praktisi langsung atau kita kenal dengan sebutan cosplayer-nya karena ia terjun langsung dalam prakteknya. Miho Kakkoi , seorang cosplayer yang telah lama melintang yang entah kapan menggaris bujur didunia cosplay saat ini. Ia sering dikenal sebagai juri dalam kompetisi cosplay di Surabaya. Track recordnya cukup baik didunia cosplay dan dikenal cukup netral, mungkin ini beberapa alasan banyaknya acara kompetisi cosplay yang menjadikan ia sebagai juri.

Cosplay Da!

Setelah masuk jam makan siang (ISHOMA) pembahasan dilanjutkan ke sesi berikutnya, kali ini adalah pembahasan mengenai hal teknis dalam pembuatan kostum. Pemateri kali ini adalah mas Aldhila Adhi Surya, cosplayer yang sering dikenal sebagai salah satu armor maker handal di Jawa Timur ini.

Cosplay Da!

Dibantu oleh kawannya yang juga seorang cosplayer dari Surabaya yang memiliki nama panggilan yang cukup unik, Nyam , mereka berdua berkolaborasi dalam mempraktekkan pembuatan salah satu bagian kostum ber-armor kali ini.

Cosplay Da!

Selain mempraktekkan bagaimana secara teknis membuat kostum armor, mas Aldhila juga memberikan tips yang mungkin sangat berharga, yaitu bagaimana membuat pola sendiri, karena kadang kala pola kostum yang didapat oleh kalangan cosplayer adalah sudah berbentuk pola jadi, kali ini mas Aldhila memberikan cara untuk membuat pola sendiri yang bisa di’custom’ / resize sesuai ukuran tubuh.

Cosplay Da!

dengan menggunakan manequin dan selotip kertas mas Aldhila mempraktekkan bagaimana mendapatkan pola dengan cara mirroring, bila kita bisa membuat yang sisi kanan kita otomatis bisa mendapatkan bagian sisi lainnya juga.

Pembahasan yang mungkin cukup berbobot bagi non-cosplayer, tapi mas Aldhila bisa mengemasnya dengan cara penyampaian yang gokil XD sehingga audience bisa menikmatinya dengan baik, pada akhir acara semua audience bisa berfoto bersama para pemateri, menurut saya inilah bagian yang paling berkesan buat semuanya, lebih dekat , lebih baik :)

Cosplay Da!

Cosplay Da!

Cosplay Da!

Leave Comments

comments

Leave a Reply