Hellofest 9 Anima Expo – Sebuah Pencarian Kehidupan

Jakarta, 9-10 November 2013

Masih ingat jelas dipikiranku petualangan pencarian kehidupan dalam perjalanan ke event Hellofest 8 tahun lalu, tahun ini saya putuskan untuk mencoba sekali lagi tanpa rasa kapok perjalanan yang panjang menuju Ibukota ini. Hellofest 9, yang dilaksanakan 9-10 November 2013 ini diadakan di area Kolam Renang komplek GBK di Senayan. Beberapa bulan sebelumnya saya pernah berkunjung ke venue dalam acara jejepangan lainnya, sehingga saya sudah mempunyai bayangan awal bakal kayak apa nantinya event ini.

30 hari sebelum acara, saya sudah merencanakan pembelian tiket kereta api dari kota Malang ke Jakarta, dengan bantuan teman saya, Kojima, dia membelikan tiket PP (Pulang-Pergi) Kereta Api Matarmaja. Tiketpun sudah berada ditangan, namun kegelisahan melanda karena rencana awal, saya menginap dirumah kerabat hamper gagal, karena dia tak bisa menampungku ditanggal-tanggal acara. Saya sempat berfikir untuk meng-cancel perjalanan ke HF karena kurang 10 hari acara saya belum jelas menginap dimana, syukurlah, rasa sabar ini ada titik terang. Kebetulan sewaktu saya mengadakan event costreet di Bank Indonesia cabang Surabaya, saya mengobrol dengan kawan-kawan cosplayer disana yang rencananya juga akan ke HF, dan akhirnya saya ikut rombongan mereka(lagi, karena tahun sebelumnya juga bersama mereka).

Here we go, kerandoman bersama kawan-kawan COSURA Part 2 baru saja dimulai *pikirku*. Flashback petualangan perjalanan tahun lalu yang hamper gila diperjalanan karena lamanya waktu yang ditempuh dengan Bis, membuat kami sampai minum air tetesan AC BIS /wthell dan hamper memakan teman sebangku karena kelaparan /okay, ternyata semua karena halusinasi saja. Tahun ini plan-trip ke Ibukota terlihat sedikit lebih baik dan lebih jelas, karena menggunakan moda transportasi kereta api, itu jauh lebih baik menurutku, karena saya lebih suka melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari pada naik tank-panzer atau moda transportasi darat lainnya.

H-7, keputusan saya untuk dating ke HF9 tahun ini semakin bulat, sebulat kuning telur rebus. Namun waktu semakin dating, info tentang penginapan saya masih belum jelas sampai H-3. Kemudian saya mentransfer sejumlah dana iuran untuk penginapan kepada teman, itupun H-2. Lalu apa yang terjadi ketika H-1 ? saya masih menyempatkan diri untuk bersantai ria pergi kerumah teman, kemudian ingat kalau kostum saya perlu ada pembetulan disana-sini, sempurna. Hari Jumat, 8 November 2013, adalah hari saya harus berangkat ke Jakarta, pagi harinya saya masih jalan-jalan ke rumah temen untuk sekedar mencari cara alternative untuk mengganti beberapa part kostum yang belum dapat. Akhirnya diperoleh ide untuk pergi ke salah satu pusat perbelanjaan di kota Malang *yang namanya tidak bisa saya sebutkan disini* yaitu MATOS Malang Town Square *ini disebutin woi! – editor*, untuk membeli sarung tangan, akhirnya dapatlah barang tersebut disana itupun hanya beberapa jam sebelum keberangkatan saya. Waktu menunjukkan pukul 15:00, saya menuju ke stasiun Malang (Kotabaru) untuk lekas mencari posisi duduk tepat disamping kaca, karena itu adalah segalanya, perjalanan yang memakan hamper setengah hari, cukup melelahkan, karena itulah posisi duduk disamping kaca jendela kereta cukup membantu kita untuk beristirahat.

Tepat pukul 16:00 kereta saya berangkat dari kota Malang menuju Jakarta (Stasiun Pasar Senen). Mungkin saya tak banyak bercerita tentang perjalanan ini, karena cukup membosankan. Beberapa jam setelah kereta berangkat, saya baru menyadari bahwa ada beberapa kerabat cosplayer lain yang juga berada di kereta tersebut, hanya beda gerbong saja. Saya baru menyadarinya ketika rasa bosan melanda, kebetulan kereta api berhenti cukup lama untuk ‘bersimpangan’ dengan kereta lain di Stasiun Solo Jebres, saya membuka newsfeed facebook dan membaca salah satu status teman saya ternyata berada dikereta api yang sama, konyol memang. Kami memutuskan untuk bertemu disalah satu gerbong, pilihannya adalah, mereka menuju ke gerbongku atau sebaliknya, ketika saya melihat situasi gerbong saya kurang kondusif untuk mengobrol, saya putuskan untuk pergi saja ketempat mereka, namun kesalahannya saya memberitahu mereka sewaktu saya berada di dalam toilet, sehingga ada misskomunikasi, ketika saya selesai dari toilet, saya pergi ke gerbong mereka, ternyata mereka berada di gerbong saya, seperti berpapasan ala FTV Sore, kacau!. Akhirnya saya mengobrol di gerbong mereka, membicarakan rencana hidup di Jakarta, sampai waktu menunjukkan pukul 23 malam, kami putuskan untuk kembali ketempat duduk masing-masing untuk beristirahat.

Keesokan harinya, kereta api sampai pada tujuan stasiun Pasar Senen Jakarta pada pukul 9:30 pagi , saya memang berencana untuk sekedar survey lokasi untuk acara hari ke-2 dan bersama beberapa teman lain yang sudah menunggu di penginapan yang juga merencakan hal yang sama untuk registrasi ulang sebagai peserta kostumasa team. Saya putuskan untuk mengguankan taxi untuk menuju kesana karena menunggu metro mini dengan rute ke penginapan cukup lama, karena tak kunjung datang. Sesampainya di penginapan, dengan masih membawa rasa lelah perjalanan seharian, saya putuskan untuk segera menyegarkan diri dengan mandi, sejenak beristirahat, walaupun cuma meluruskan punggung kira-kira setengah jam, saya rasa cukup untuk mengumpulkan energy ke venue dalam rangka daftar ulang kostumasa HF9 ini.

Saya putuskan untuk menuju ke venue acara berlangsung dengan busway. Mereka cukup excited dengan suasana Ibukota ini, mungkin jarang-jarang dating kemari, sehingga jalan kaki yang jaraknya lumayan jauh ke tempat shelter busway jadi tak terasa. Dari penginapan kami, Wisma Haji yang terletak di Jl. Jaksa, Kebon Sirih, kami menuju shelter busway Sarinah. Dari Sarinah, kami menuju ke tempat acara. Sesampainya di area GBK, kami cukup dibingungkan dengan 2 acara lain yang juga diadakan dihari yang sama yaitu sebuah acara otomotif dan semacam bazaar buku disitu, dengan terus berjalan kami mencari-cari dimana salah satu tanda acara Hellofest, berupa spanduk yang nantinya menjadi tanda bahwa lokasi acara tak jauh dari situ.

HF

Hellofest 9 ini memiliki 2 pintu akses masuk, sebut saja pintu 1 dan 2. Pintu 1 digunakan untuk akses masuk peserta, sedangkan pintu 2 untuk masuk pengunjung yang membeli tiket dari minimarket atau tiket beli on the spot. Jarak antara kedua pintu tersebut cukup berjauhan, bakal repot kalau salah masuk disalah satu pintu. Saya masuk di pintu kedua karena membeli tiket di minimarket yang ditunjuk oleh HF9 ini dengan harga yang lebih murah, yaitu Rp.10.000,- dibandingkan dengan tiket on the spot Rp.15.000,-. Beberapa aktifitas yang kami lakukan ini, mungkin bermanfaat untuk dijadikan tips buat para pembaca. Sesampainya di dalam venue, saya dan teman-teman bergegas berkeliling tempat-tempat yang kami rasa wajib untuk diketahui, seperti ruang ganti, toilet, backstage. Pertama-tama kami menuju ke ruang ganti, kami menilai bahwa ruang ganti, ada 2, satu terletak tak jauh dari pintu masuk, satunya berada cukup jauh dari stage utama ataupun pintu masuk. Sehingga kami memutuskan untuk tidak menggunakan keduanya dan memilih berkostum sejak dari penginapan. Setelah melihat situasi ruang ganti, kami menuju backstage lokasinya tak jauh dari gerbang no.1, yang dijaga oleh seorang panitia, dia bertugas untuk mengatur arus yang nantinya situasi backstage tidak membingungkan, karena ruang ini cukup vital, selain peserta ataupun assisten panggung peserta kostumasa, tidak disarankan untuk masuk.

HF

Saya sempatkan untuk melihat main-stage, tepat disaat salah satu peserta selesai perform, saya melihat kostumnya cukup menarik, pertanyaan dari dewan juri pun dia jawab dengan singkat dan tegas yang menandakan dia menguasai cosplaynya, dari segi pembuatan sampai performance, saya kurang tau siapa namanya, tapi semoga dia pantas untuk mendapatkan juara. Kami sudah cukup mengetahui lokasi-lokasi vital untuk hari H, kami berencana balik ke penginapan dengan segera, karena menjaga stamina itu cukup penting, arah jalan keluar ternyata terdapat meja untuk registrasi ulang peserta, ratusan no.peserta terpampang.

.

Sekembalinya kepenginapan, saat itu siang hari, cuaca di Ibukota emang panas banget, paling enak udah tidur-tiduran dipenginapan, untung ber-AC, tapi kalau dipikir-pikir jauh-jauh main keluar kota kok dibuat tidur-tiduran bisa mubadzir ini, maka saya dan beberapa pemuda pemudi tanpa arah dan tujuan memutuskan untuk berkeliling Kota Jakarta, dipilihlah Grand Indonesia(G.I) untuk tujuan windows shooping malam harinya :P.. Jam masih menunjukkan pukul 2 siang, masih kurang beberapa jam lagi untuk jalan-jalan, karena rencananya emang keluar malam sekalian malem mingguan, walaupun kita tahu dan sadari bahwa tidak ada malam minggu itu, adanya sabtu malam :’D

Lawson Fest

Entah kenapa kalau berada disini pengennya jajan terus, sebenernya saya tidak mau beralasan bahwa penginapan hanya berjarak 50meter dari sebuah minimarket franchise asal Jepang yang sekali lagi kita tidak bisa sebutkan namanya *kali ini serius, kita akan mensensor namanya* yaitu LAWS*ON Store yang penuh pernak-pernik Official JKT48 tapi apa mau dikata bahwa Lawson belum ada di daerah saya, maka dari itulah, satu-satunya tujuan say…kami maksudnya 😛 satu-satunya tujuan untuk pergi jajan adalah kesana.. hehe. (spoiler paragraph ini akan mengungkap kebenaran yang terjadi :p). Setelah tahu bahwa Lawson Store ada paket penjualan berupa barang official JKT48 yaitu Pin & Poster, kami segera mempelajari bagaimana cara mendapatkannya, karena kalau dilihat-lihat Lawson cabang disini jarang ada yang mengambil paket tersebut, tentunya hal ini berimbas pada mbak-mbak kasir yang terlihat desperate terhadap penjualan paket tersebut (sorry to mention :’) ). Awalnya saya iseng menanyakan beberapa buah pin yang bergambar member JKT48, tentang bagaimana cara mendapatkannya. Ternyata diharuskan membeli dulu paket makanan yang mereka sediakan kemudian baru bisa mendapatkan pin bergambar member JKT48 tersebut, pin tersebut memang resmi dari pihak official JKT48 dan tidak diperjual belikan ditempat lain, hanya di Lawson. Saya segera berinisiatif mengumumkan tentang hal tersebut difacebook barangkali ada yang mau nitip, wait, let’s begin the business :p Jadi, ketika ada kawan yang nitip untuk membelikan pin otomatis sekalian dengan paket makanannya. Disitulah, dari pada makanannya mubazir mending saya ngajak temen-temen dipenginapan XDD , ternyata setela itu satu persatu kawan yang lain juga mulai menghubungiku untuk menitipkan pin JKT48 tersebut, oh guys :’) you saved my life~ , *I hope there is no one call police about this ,lol XD*

Datanglah jam dimana muda-mudi mulai gentayangan pada malam hari, please welcome, Malem Mingguan! Kami ber-6 Udah mandi, dandan kayak anak KYY a.k.a sok iyes, kami segera bergegas mencari taxi untuk pergi ke G.I , karena taxi max hanya bisa ditumpangi 3 orang, akhirnya kami membelah diri menjadi 2 kelompok dan terpaksa mencari 2 mobil taxi. Kurang lebih perjalanan memakan waktu 15menit maka sampailah kami di tempat tujuan, 3 orang dari kami sudah sampai duluan disana. Bergegaslah kami masuk kedalam mall, baru langkah pertama I have no idea bakal mau ngapain disini, namanya juga jalan-jalan, yah dinikmati saja windows shooping bersama temen-temen ini, yang namanya jalan ama cewek terus windows shooping mah kudu harus sabar pake banget dah, itung-itung latian buat besok kalo..anu…ehe… *ketauan jombie*. Sampailah ditempat tujuan pertama lantai 3, yaitu toko buku Kinokuniya, oh meeeeen… toko buku adalah salah satu tempat favorit saya walaupun untuk sekedar melihat-lihat, tidak sedikit orang bilang pengen kerja di toko buku agar Cuma bisa baca-baca buku, entahlah bagaimana orang piker tapi menurutku toko buku adalah tempat romantis buat kencan, romansa tersesat diantara rak-rak buku itu, terus tabrakan aw.. co cwit *plak!* let’s back to reality, the fact is… mereka ribet banget, aku lupa kalau kumpulan kami adalah orang-orang yang suka fangirlingan kalau lihat karakter anime yang mereka sukai, duh! Jejeritan gitu disana XD tapi seru aja jalan bareng mereka, setelah selesai berhedon ria dittoko buku itu kami melanjutkan jalan-jalan ketempat lain, the next stop is toko kue :’) waktu sudah menunjukkan jam setengah 9 malam, biasanya beberapa toko kue mengadakan diskon jualanannya, begitu juga toko kue ini yang artinya adalah.. spartaaa!! Berjuang mendapatkan kue yg unyu itu :”D okelah, kue sudah berada ditangan, melanjutkan jalan-jalan lagi dan langsung balik kepenginapan. Jalan-Jalan di G.I bener-bener biking a bisa move on part.II.

.

The Big Day is Today

Kawan-kawan rombongan memutuskan untuk menyewa sebuah bis untuk menuju ke lokasi acara dengan pertimbangan kalau dandan disana bakal sumpek, akhirnya keluar dari penginapan Wisma Haji yang dikenal tempat religious ini bikin melongo beberapa orang lain karena kostum kita yang heboh dan warna-warni XD waktu sudah menunjukkan pukul 8 lebih, teman-teman sudah menunggu di lobby penginapan. Jadi, ada hal yang epic sebelum pemberangkatan, jadi waktu yg masih menunjukkan 7:30 membuat seorang dari kami galau, karena dia belum melaksanakan ritual di pagi hari..err…y knowlah :p… dia pikir mending ditahan aja karena biasanya bakal ilang sendiri, tapi ternyata takdir berkata lain, dia ga bisa menahan karena denger obrolan anak-anak lain yang menganggap bahwa bis yang mereka sewa bakal kejebak macet dan datang terlambat. TAPI SEMUA SALAH gak sesuai prediksi, ketika dia lari ke toilet, ternyata bis datang, dan rombongan anak-anak mulai menaiki bis tersebut satu per satu, ketika semua anggota rombongan sudah “dirasa” naik semua, maka salah satu dari kami mulai meng-absen dan benar saja… ketika dipanggil namanya dan ditanyakan ke anak lain, ga ada yang tau. Ayolah…. *facepalm semua*.
Oke, singkat cerita dia udah masuk bis, maka bis berangkat disini INIPUN hal Random belum usai… astaga sopirnya, ugal-ugalan X'( !!!

Ingin tahu kelanjutan ceritanya? Tambah seru aja ugal-ugalannya~
Tunggu update dari kita 😀 stay tune!

Leave Comments

comments

Leave a Reply